ANALISIS PENGARUH FINANCIAL LEVERAGE (DEBT RATIO), NET PROFIT MARGIN (NPM), RETURN ON ASSETS (ROA) DAN RETURN ON EQUITY (ROE) TERHADAP EARNING PER SHARE PERUSAHAAN TEKSTIL DI JAWA TIMUR

Lilik Nurcholidah

Sari


Dalam memacu pertumbuhan usaha baik itu dengan cara meningkatkan kualitas produk dan daya saing, perusahaan harus mempunyai banyak dana (modal). Kebutuhan modal ini dapat dipenuhi dari modal internal dan modal eksternal. Karena keterbatasan jumlah modal internal maka perusahaan dapat mencari alternatif tambahan dana ekaternal yaitu dengan mencari pinjaman dan penerbitan surat berharga dengan cara go publik ke pasar modal. Jika profitabilitas perusahaan dalam hal ini net profit margin (NPM), return on asset (ROA), dan return on equity (ROE) lebih besar daripada tingkat bunga pinjaman, perusahaan memperbesar financial leverage untuk memperbesar laba per saham, karena pada kondisi seperti ini saham beredar yang dimiliki perusahaan tetap sehingga laba yang diperoleh dari penggunaan leverage tersebut akan meningkatkan laba per lembar saham. Perlunya dipertimbangkan untuk tidak melakukan investasi aktiva dalam rangka meningkatkan penjualan tetapi dengan cara melakukan efisiensi penggunaannya (optimalisasi pemanfaatannya). Perusahaan harus meningkatkan efisiensi dalam aktivitas operasionalnya sehingga dapat menekan biaya operasi untuk memperbesar laba bersih. Naiknya laba bersih berarti pula memperbesar profitabilitas perusahaan yang pada akhirnya menaikkan earning per share (EPS).

Keywords : Debt Ratio, NPM, ROA, ROE

Teks Lengkap:

PDF


DOI: http://dx.doi.org/10.30736%2Fjpim.v2i3.60

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.



Terindeks pada :

 

 
      

 

 

Creative Commons License
JPIM (Jurnal Penelitian ilmu Manajemen) is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.