ANALISIS PENDIDIKAN TERHADAP PAD (PENDAPATAN ASLI DAERAH) DI KABUPATEN LAMONGAN PERIODE TAHUN 2010 – 2014

Abid Muhtarom

Sari


Pendidikan merupakan suatu faktor yang mempengaruhi output suatu daerah. Jumlah penduduk yang besar, khususnya penduduk dengan usia produktif, akan meningkatkan jumlah angkatan kerja yang tersedia. Jumlah tenaga kerja yang besar disertai dengan pendidikan yang memadai akan memacu PAD (Pendapatan Asli Daerah) yang tinggi.

Penelitan ini menggunakan penelitian eksplanatori, yaitu hasil yang diperoleh dalam penelitian ini diharapkan dapat memberikan penjelasan tentang bagaimana Analisis Pendidikan Terhadap PAD (PendapatanAsli Daerah) Kabupaten Lamongan (Husaini, 2008:5).

Dari hasil perhitungan didapatkan angka korelasi antara Pendidikan dengan Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Lamongan sebesar -0,898. Artinya hubungan kedua variabel tersebut sangat kuat tetapi negatif. Korelasi negatif menunjukan bahwa hubungan antara Pendidikan dengan Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Lamongan tidak searah atau berlawanan. Data dapat dilihat probalitas (sig) sebesar 0,019 yang lebih kecil dari 0,05, maka ada hubungan kedua variabel pendidikan dengan Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Lamongan singnifikan. Permasalahan-permasalahan dikarenakan banyaknya pendidikan yang rendah yang ada di Kabupaten Lamongan sebagian besar tergolong sebagai unskilled labor atau tenaga kerja tidak terdidik.

Keywords : Pendidikan, Pendapatan Daerah dan Tenaga Kerja

Teks Lengkap:

PDF


DOI: http://dx.doi.org/10.30736%2Fjpim.v1i1.1

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.



Terindeks pada :

 

 
      

 

 

Creative Commons License
JPIM (Jurnal Penelitian ilmu Manajemen) is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.