PENERAPAN BUDAYA KERJA DAN MOTIVASI KERJA DALAM RANGKA PENINGKATAN KINERJA PEGAWAI PADA DINAS PARIWISATA DAN KEBUDAYAAN KABUPATEN LAMONGAN

Danu Kusbandono

Sari


Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mengetahui dan mendiskripsikan bagaimana Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Lamongan  melakukan penerapan budaya kerja dan motivasi kerja dalam rangka peningkatan kinerja pegawai. Disparbud sebagai organisasi pemerintahan yang bergerak dalam bidang pembangunan daerah, dimana peran sumber daya manusia sangat penting untuk mencapai visi dan misi.  Dalam upaya untuk membangun sumber daya manusia, proses kerja, dan hasil kerja yang lebih baik, diharapkan bersumber dari perilaku setiap individu, artinya pembentukan budaya kerja dan motivasi kerja dari pegawai maupun pemimpin merupakan kerangka dasar manajemen dari suatu organisasi, yang dilakukan secara konsisten dengan koordinasi yang baik dimana sangatlah penting dalam mewujudkan visi dan misi organisasi. Proses pembentukan yang dilakukan secara berkesinambungan yang tidak lepas dari kerja keras pemimpin inilah akan menghasilkan dampak yang signifikan terhadap organisasi.

Dalam penelitian ini peneliti menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Fokus penelitian antara lain : pertama, penerapan budaya kerja meliputi, disiplin kerja pegawai (ketepatan waktu, tanggung jawab yang tinggi, dan disiplin terhadap peraturan), keterbukaan pegawai, saling menghargai antar pegawai, kerja sama antar pegawai. Kedua, penerapan motivasi kerja yang meliputi motivasi dalam melaksanakan tugas dalam pencapaian hasil yang maksimal, motivasi dalam pelaksanaan disiplin jam kerja, motivasi dalam menghargai dan melaksanakan kerjasama antara atasan dan bawahan, motivasi dalam meningkatkan kerjasama antara atasan dan bawahan serta kerjasama antar pegawai, serta motivasi dalam melaksanakan peraturan kedinasan. Ketiga yaitu dampak dari penerapan budaya kerja dan motivasi kerja.

Berkaitan dengan hasil penelitian tersebut, maka disarankan kepada kepala Disparbud berupaya meningkatkan budaya kerja dan motivasi kerja pegawainya. Sebelumnya alangkah baiknya pemimpin mengetahui karakteristik, cara kerja, kepribadian pegawainya, sebagai acuan peningkatan budaya kerja dan motivasi kinerja pegawainya sesuai dengan pencapaian visi dan misi.

Kata Kunci : Budaya Kerja dan Motivasi Kerja 


Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Ahmadi Ruslam.2014.Metodologi Penelitian Kualitatif. Cetakan ke satu. Yogyakarta : Ar-Ruzz Media.

Creswell, J.W. 2010. Research Design Penelitian Kualitatif, Kuantitatif, dan Mixed.Yogyakarta : Pustaka Belajar.

Dedi Kurniawan. 2012. Pengaruh Budaya Kerja dan Motivasi terhadap Kinerja.

Gunawan, Iman.2013. Metode Penelitian Kualitatif : Teori dan Praktik. Jakarta : Bumi Aksara.

Hasibuan, Malayu S. P. 2010. Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta : Bumi Aksara.

Hasibuan, Malayu S. P. 2013. Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta : Bumi Aksara.

Iskandar. 2009. Metode Penelitian Pendidikan dan Sosial (Kualitatif dan Kuantitatif). Jakarta : GP. Press

Lijan Poltak S. 2012. Kinerja Pegawai Teori Pengukuran dan Aplikasinya. Graha Ilmu : Yogyakarta, hal. 5.

-------------------------, Kinerja Pegawai Teori Pengukuran dan Aplikasinya. Graha Ilmu:Yogyakarta, hal. 7.

Mangkunegara, A. 2010. Evaluasi Kinerja SDM. Cetakan ke lima. Bandung : PT. Refika Aditama.

Mangkunegara, A. 2011. Manajemen Sumber Daya Manusia Perusahaan. Bandung : Rosda.

Makmur, T. 2005. Budaya Kerja Pustakawan di Era Digitalisasi. Yogyakarta : Graha Ilmu.

Nasution, S. 2014. Ed.1.Cetakan.14. Metode Research : Penelitian Ilmiah. Jakarta : PT. Bumi Aksara.

Nurlaila. 2010. Manajemen Sumber Daya Manusia I. Penerbit LepKhair.

Riniwati Harsuko, 2011. Mendongkrak Motivasi dan Kinerja (Pendekatan Pemberdayaan SDM). Cetakan Pertama.Malang : UB Press.

Rusman Langke, 2013, Inovasi, Jurnal Diklat Keagamaan Surabaya, hal.140.

--------------------------, Inovasi, Jurnal Diklat Keagamaan Surabaya, hal.141.

--------------------------, Inovasi, Jurnal Diklat Keagamaan Surabaya, hal.142.

--------------------------, Inovasi, Jurnal Diklat Keagamaan Surabaya, hal.145.

Sugiyono. 2013. Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung : Alfabeta.

Sugiyono. 2014. Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan Kombinasi (Mixed Method). Bandung : Alfabeta.

Sutrisno Edy, 2012. Manajemen Sumber Daya Manusia. Cetakan ke empat. Surabaya : Prenadamedia Group.

Wibowo. 2011. Budaya Organisasi. Cetakan Ke Dua. Jakarta : PT. Raja Grafindo Persada.

Yin, Robert K. 2011. Qualitative Research From Start to Finish. New York : Guilford Publication Inc.

Internet :

Amelia, H.S. 2010. Hubungan Antara Motivasi dan Budaya Kerja Dengan Kinerja Penyuluh Pertanian di Kabupaten Subang Provinsi Jawa Barat. Jurnal Penyuluhan (online) Vol. 5 No. 1.

http://03-Amelia.edited.pdf hal 35. Diakses 2 Juni 2017.

Arwildayanto. 2011. Pengembangan Budaya Kerja Champion Dalam Pelaksanaan Tugas Pokok Dan Fungsi Dosen Serta Pegawai Di Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Gorontalo. Jurusan Manajemen Pendidikan Fakultas Ilmu Pendidikan UNG. Gorontalo. Jurnal Manajemen/Volume XX, No. 02 Juni 2016: 207-227.

http://journal.tarumanagara.ac.id/index.php/jmnj/article/viewFile/2708/2378 Di akses 30 Juni 2017.

Andi Eko, P. 2011. Pengaruh Budaya Kerja Terhadap Perilaku Kerja dan Kinerja Karyawan Pada PT. Bank Pembangunan Daerah Banyuwangi.Skripsi.Fakultas Ekonomi. Universitas Jember. Hal 6.

http : Andi Eko Prasetyo.pdf. Diakses 3 Juni 2017.

Made Wahyu, 2009, Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Budaya Kerja Pegawai, Jurnal MSDM vol.4.2 diakses tanggal 1 juli 2014

http://.02-madewahyu 3732.pdfhal. 22

Muthii ‘atul Munawwarah. 2016. Peran Budaya Kerja Dalam Meningkatkan Sistem Pelayanan Di Kantor Kementrian Agama Kabupaten Sleman. Manajemen Dakwah. Fakultas Ekonomi. Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga. Yogyakarta.

http://digilib.uin-suka.ac.id/20100/2/11240137_BAB-I_IVatauV_DAFTAR-PUSTAKA.pdf. Di akses 30 Juni 2017.

Pattipawae R. Dezonda. 2011. “Penerapan Nilai-Nilai Dasar Budaya Kerja dan Prinsip-Prinsip Organisasi Budaya Kerja Pemerintah Dengan Baik dan Benar”. Jurnal Manajemen dan Organisasi (Online). Vol. 17, No. 3, Juli-September, Hal. 31-44.

http://www.fhukum-unpati.org/data-dosen/penelitian-danpublikasidosen/article/html. Diakses 7 Mei 2017.

Supriadi dan Guno. 2016. Pengertian Budaya Kerja. http://id.wikipedia.org/wiki/budayakerja. Di akses 01 Juni 2017.

Syufi Azami. 2009. Motivasi Kerja Pada Guru Honorer. Fakultas Psikologi. Universitas Gunadarma. Depok.

http://www.gunadarma.ac.id/library/articles/graduate/psychology/2009/Artikel_10503188.pdf. Di akses 30 Juni 2017.

RM.Gardikha Riza Pradana. 2009. Pengaruh Budaya Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Di Koperasi Karyawan Redrying Bojonegoro (KAREB). Fakultas Pertanian. Program Studi Agribisnis. Universitas Brawijaya. http://webcache.googleusercontent.com/search?q=cache:VzX1HtKB4RsJ:pustakapertanianub.staff.ub.ac.id/files/2012/07/JURNAL-RM.-GARDHIKA-RIZA-PRADANA-0810440145-442.pdf+&cd=2&hl=id&ct=clnk&gl=id. Di akses 30 Juni 2017.

Topik Akbar. 2013. Motivasi Peningkatan Kerja Pegawai Oleh Camat Selaku Pimpinan Di kecamatan Kota Bangun kabupaten Kutai kartanegara. eJournal Admistrasi Negara, 2013, 1 (1) : 85-96 ISSN 0000-0000,ejournal.an.fisip-unmul.

http://ejournal.an.fisip-unmul.ac.id/site/wp. Di akses 30 Juni 2017.

Pengertian dan Jenis Pegawai (Undang-undang No. 43 Tahun 1999). https://infokepegawaian.wordpress.com/2012/07/17/pengertian-dan-jenis-pegawai-negeri. Diakses 09 Mei 2017




DOI: http://dx.doi.org/10.30736%2Fjpim.v3i3.196

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.